Tips Produktif Ngeblog #04 : Mengurangi Waktu Bermain Medsos Tanpa Tujuan

Bermain medsos atau media sosial bukan lagi menjadi sebuah kegiatan iseng pengisi waktu bagi manusia zaman sekarang. Bagi banyak orang, yang satu ini bisa dikata menjadi sebuah kebutuhan.

Hampir tidak ada satu hari pun akan terlewatkan tanpa jempol aktif men-scroll layar smartphone untuk ngepoin orang lainvia Facebook, Twitter, Instagram, atau Tiktok.

Bukan hanya artis yang menjadi sasaran kekepoan, tetapi juga kehidupan saudara, tetangga,teman sekerja, atau bahkan boss di kantor sering menjadi target.

Waktu yang dipakai pun biasanya bukan beberapa menit. Angkanya sudah mencapai beberapa jam perhari. Situs broadband research mengeluarkan data bahwa setidaknya, di tahun 2022, setiap orang menghabiskan waktu 144 menit atau lebih dari 2 jam untuk bermain medsos per hari.

Angka yang mencengangkan karena kegiatan yang dilakukan pada dasarnya bukanlah sesuatu yang produktif. Tidak ada keuntungan dari mengetahui perkembangan kasus KDRT Lestu Kejora atau Lesti Billar, atau sekedar ingin tahu Raffatar, putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sudah bisa cebok sendiri.

Kegiatan yang sama sekali tidak produktif dan pada dasarnya hanya sekedar untuk memuaskan ego dan kesenangan saja.

Tips Produktif Ngeblog : Mengurangi Waktu Bermain Medsos Tanpa Tujuan

Jika Anda seorang blogger, bisa bayangkan berapa banyak artikel yang bisa dihasilkan dalam waktu 2 jam?

Bagi pemula sekalipun, setidaknya 1 artikel dengan 300-500 kata akan bisa diselesaikan. Blogger yang sudah mahir, alias senior, bisa membuat 2-3 artikel sepanjang 500-700 kata, jika ia mau.

Mana yang lebih produktif dalam hal ini, bagi seorang blogger. Apakah ikut terlibat memberi komentar di status Lesti Kejora yang balikan sama suaminya? Ataukah, menelurkan 1 artikel bagi blognya?

Bila jawabannya, melihat status sang bintang dangdut yang lebih produktif, maka sebaiknya berhenti membaca di sini saja. Tidak ada gunanya untuk melanjutkan. Bahkan, saya sarankan untuk berhenti jadi blogger karena profesi itu tidak sesuai.

Jawabannya harus “menulis artikel” sebagai sesuatu yang lebih produktif.

Dan, jika Anda memang ingin benar-benar menekuni profesi blogger, Anda harus mau mengubah waktu 2 jam untuk sekedar nyecroll ngepoin orang lain, dengan sesuatu yang memberikan hasil.

Tidak bisa tidak. Mengurangi waktu bermain medsos “tanpa tujuan” seperti ini harus dilakukan. Kalau tidak, blog akan merana karena bloggernya lebih memperhatikan hal tidak penting.

Bagaimana cara menguranginya?

Saya tidak menyarankan untuk menghilangkan seratus persen kegiatan ngepoin orang. Bagi banyak orang, memantau gerak gerik sang idola atau orang lain mendatangkan kesenangan tersendiri.

Padahal, kesenangan juga penting dalam hidup karena bisa membuat diri rileks.

Jadi, bukan menghapus semuanya, hanya MENGURANGI.

Berapa banyak waktu yang harus dikurangi, silakan tentukan. Namun, yang harus diingat bahwa waktu produktif harus lebih banyak dari yang non-produktif.

Bila ada 2 jam, bisa dibagi menjadi 1 1/2 jam untuk mengurus blog dan 1/2 jam untuk bermedsos ria sesuka hati.

Untuk melakukannya, kuncinya ada pada disiplin dan konsisten. Pada tulisan bagian pertama “Tip Produktif Ngeblog #01 : Punya Jadwal Ngeblog Rutin” dan Anda bisa memasukkan saat bermain medsos di dalam slot waktu yang ada.

Misalkan saja :

  • pukul 07.00-07.30 : cek status si Lesti
  • pukul 12.30-13.00 : membuat kerangka karangan
  • pukul 17.30-18.00 : mencari ide
  • pukul 20.00-20.30 : menulis artikel

Jadwal sederhana ini jika dipatuhi akan membuat Anda menjadi lebih produktif 1 1/2 jam dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi perkembangan blog.

Iya kan?

Bermain medsos dengan tujuan

Bahkan, sebenarnya menjadi produktif ngeblog pun bisa dilakukan tanpa lepas dari media sosial.

Syaratnya hanya satu, berikan tujuan dari kegiatan tersebut. Dengan adanya tujuan yang jelas, sebuah tindakan yang tadinya sia-sia pun akan berubah maknanya.

Namun, karena targetnya produktif dalam urusan blogging, maka tujuannya harus bermedsos untuk blog.

Lumayan banyak pekerjaan blogger yang perlu berkaitan dengan Facebook, atau Twitter, atau Instagram. Contohnya,

  • mempromosikan artikel terbaru di grup atau komunitas Facebook
  • membuat posting untuk melakukan personal branding
  • melakukan interaksi dengan sesama blogger untuk membangun networking/jaringan
  • berinteraksi dengan pembaca di fan page Facebook

Kegiatan-kegiatan dalam kehidupan blogger ini cocok untuk dilakukan dengan memanfaatkan media sosial.

Anda akan bisa tetap tidak lepas dari medsos, tetapi bukan sekedar karena kekepoan. Dengan tujuan yang jelas, maka blog Anda akan terbantu perkembangannya.

Dan, yang seperti ini jelas lebih produktif.


Percayalah, Lesti Kejora atau Rizky Billar sebenarnya tidak peduli kepada Anda. Mereka hanya peduli pada rating dan follower yang mereka dapatkan. Keberadaan Anda di situ akan menghasilkan uang kepada mereka, sementara Anda kehilangan waktu yang berharag.

Ubah cara Anda bermain medsos. Berikan tujuan sesuai dengan kebutuhan Anda sebagai blogger, maka waktu Anda tidak akan terbuang percuma. Anda akan menjadi produktif.

Bagi saya hal itu lebih penting dibandingkan pada akhirnya harus merasa bete dan kesal melihat seorang wanita yang sudah dipukuli suaminya, tetapi pilih kembali. Lebih bermanfaat, bagi saya, blog mendapatkan tambahan satu artikel daripada melihat kegoblokan seperti itu.

Baca juga : “Tips Produktif Ngeblog #02 : Memanfaatkan Waktu Luang Yang Ada” dan “Tips Produktif Ngeblog #03 : Memanfaatkan Fungsi Smartphone Semaksimal Mungkin

Leave a Comment